Ketua DPRD Serang: UPTD Royal Baroe, Langkah Ekonomi
Syj.sch.id – Muji Rohman, dalam kapasitasnya sebagai Ketua DPRD Kota Serang, menegaskan pentingnya pembentukan UPTD untuk pasar ini.
Pasar Royal Baroe Kota Serang mendapatkan perhatian serius dari Ketua DPRD Kota Serang, Muji Rohman. Dalam upaya untuk memaksimalkan potensi ekonomi pasar ini, Muji Rohman menyatakan dukungannya kepada Pemerintah Kota Serang dalam membentuk Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) khusus untuk pengelolaan pasar tersebut. Langkah ini di anggap sebagai strategi penting demi memperkokoh perekonomian lokal di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.
Dukungan DPRD Terhadap Pembentukan UPTD
Muji Rohman, dalam kapasitasnya sebagai Ketua DPRD, menegaskan pentingnya pembentukan UPTD untuk pasar ini. Tujuannya adalah memastikan manajemen yang lebih terfokus dan profesional dalam pengelolaan pasar. Royal Baroe, yang di kenal memiliki potensi ekonomi besar, di harapkan dapat di maksimalkan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal. Dengan pembentukan UPTD, di harapkan pasar ini dapat di kelola lebih efektif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Pentingnya Pengelolaan yang Terstruktur
Pengelolaan pasar yang terstruktur merupakan faktor penting dalam menjaga kestabilan dan daya saingnya. Pasar Royal Baroe di kenal dengan berbagai produk unggulan yang mampu menarik pengunjung dari berbagai wilayah. Namun, tanpa pengelolaan yang baik, potensi ini bisa tidak tergarap maksimal. UPTD di harapkan dapat menjadi jawaban untuk memastikan pasar ini beroperasi sesuai dengan standar yang di inginkan. Sehingga dapat bersaing dengan pasar lainnya di Indonesia.
Pandangan Ekonomi dan Potensi Pasar Royal Baroe
Sebagai salah satu pusat ekonomi di Kota Serang, Pasar Royal Baroe berperan besar dalam aktivitas perdagangan lokal. Banyak sekali pedagang dan pengusaha kecil yang menggantungkan hidupnya dari pasar ini. Dengan adanya UPTD, mereka berharap ada transisi ke arah struktur yang lebih baik mulai dari pendataan pedagang, peningkatan fasilitas pasar, hingga program-program pengembangan kapasitas bagi para pedagang agar semakin kompetitif di era digital ini.
Mendukung UMKM Melalui Kebijakan Efektif
Pembentukan UPTD juga menjadi bentuk dukungan nyata bagi pengembangan UMKM di Serang. Keberadaan sistem pengelolaan yang baik memungkinkan adanya rangsangan kebijakan yang lebih proaktif untuk mendukung skala kecil menengah. Hal ini termasuk memberi pelatihan, akses kredit usaha ringan, hingga penerapan teknologi yang lebih modern dalam jual beli untuk memperluas pangsa pasar mereka.
Sinergi Pemerintah dan Stakeholder
Keberhasilan dari UPTD ini tentu tidak dapat di lakukan tanpa adanya sinergi yang kuat antara pemerintah, stakeholder, dan masyarakat. Partisipasi aktif dari berbagai pihak sangat di perlukan untuk menjamin pasar ini dapat bertumbuh secara positif. Penyusunan kebijakan yang tepat guna juga menjadi dasar agar program-program yang diinisiasi dapat langsung menyentuh sasaran dan betul-betul dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
Memastikan Kelancaran Implementasi
Di tahap awal implementasi, Pemkot Serang perlu memberikan perhatian ekstra melalui monitoring dan evaluasi berkelanjutan. Penting untuk melihat bagaimana kebijakan ini berjalan serta dampaknya terhadap aktivitas perdagangan sehari-hari di Pasar Royal Baroe. Penyesuaian dan perbaikan secara berkala akan sangat membantu dalam menyempurnakan operasional UPTD sehingga target-target ekonomi yang direncanakan dapat tercapai secara maksimal.
Dengan dukungan dari Ketua DPRD Kota Serang, pembentukan UPTD bagi Pasar Royal Baroe merupakan langkah besar yang berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara lebih optimal dan merata. Keberhasilan inisiatif ini menjadi penentu seberapa jauh pasar ini dapat berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Kota Serang. Diharapkan agenda ini dapat menjadi model pengelolaan yang dapat diterapkan di pasar lainnya dalam mewujudkan ekonomi yang lebih kokoh dan mandiri.
